Rabu, 17 Juli 2013

Beli Mobil Bekas Ala Saya

Pemerintah baru saja menerbitkan peraturan mobil murah. Dengan menyerbunya mobil-mobil murah ini kita bisa berharap mobil bekas harganya akan turun. Untuk itu saya akan memberikan sedikit tips mengenai membeli mobil bekas berdasar apa yang saya amati dari pengalaman orang disekitar saya. Karena saya sendiri sebenarnya belum punya mobil.
  1. Yang paling utama yaitu surat-surat kendaraan. Semurah apapun mobil atau sebagus apapun mobil jika surat-suratnya bermasalah anda sendiri yang akan kerepotan kecuali anda orang "sakti". Bapak saya punya pengalaman membeli mobil niaga keluaran tahun 1989. Secara fisik kondisi mobil baik, surat-surat pun asli. Ternyata eh ternyata ketika bapak akan balik nama samsat menyatakan tidak bisa dibalik nama. Bukan karena mobilnya curian atau suratnya aspal tetapi blok mesin pernah diganti dan oleh pemilik lama tidak diurus lagi nosinnya. Gara-gara urusan ini akhirnya mobil tidak bisa balik nama diluar kota. Maksudnya mobil bisa balik nama tapi harus satu kota dengan pemilik lama. Repot kan..
  2. Kelistrikan mbil bagi saya sangat utama. Terus terang saya paling malas kalau lihat kelistrikan mobil yang amburadul. Selain tidak sedap dilihat juga amat sangat berbahaya. Banyak pemilik mobil yang mengabaikan hal ini. Jika listrik mobil bermasalah kita kadang cuma memberi perintah 'sudah gimana caranya supaya lampunya nyala' kepada montir. Dan montir sendiri sering mengabaikan unsur keselamatan misal dengan asal menarik sumber listrik atau mengganti kabel dengan ukuran yang lebih kecil. Masalah listrik adalah masalah paling menyebalkan dimobil terutama jika mobil sedan. Apalagi dengan badan yang besar anda akan malas ngolong di bawah dasboard mobil sedan.  Ingat sebagian besar mobil terbakar karena kabel short circuit.
  3. Kalau masalah bodi menurut saya relatif sekali. Anda tidak bisa mengharapkan bodi yang sempurna untuk mobil bekas terutama jika usianya diatas 5 tahun, kecuali jarang dipakai. Pastilah ada cacat disana sini, asalkan masih dalam batas wajar saja tidak mengapa. Untuk mobil diatas 5 tahun perhatikan karat yang mungkin mulai timbul. Terutama didaerah bawah mobil, dekat roda atau kalau diruang dimesin dekat radiator dan tempat aki. Ada tips menarik yang saya peroleh dari tukang cat, jika kita beli mobil sedan coba perhatikan dibawah tutup mesin jika tulangan/rangka kap mesin tidak menempel erat di plat bisa jadi mobil pernah mengalami impact cukup keras dibagian depan.
  4. Ada tips menarik yang pernah saya baca disebuah forum. Jika anda membuka tutup radiator dan tidak melihat cairan warna hijau (radiator coolant) lebih baik tinggalkan saja. Pemilik mobil jika hanya menggunakan air biasa untuk radiatornya dalam waktu lama biasanya akan berakibat menurunnya fungsi radiator sebagai pendingin mesin. Terutama diakibatkan oleh timbulnya kerak dan karat yang akan membuntu baik radiator maupun mesin. Ini bisa kita lihat pada warna air yang biasanya cenderung coklat seperti karat. Ingat kita hidup dinegara tropis jadi radiator sangat penting, anda tidak ingin mogok di jalan gara-gara mesin overheat kan?
  5. Ketika sedang melihat-lihat mobil yang anda incar coba bertanya dengan sipemilik mengenai sejarah mobil. Misal apakah ada bagian dari mobil yang sudah dimodifikasi? Modifikasi bagi saya tidak masalah asal kita tahu pemilik yang lama pakai merek apa. Jangan sampai seperti saudara saya beli mobil corolla bekas kemudian salah satu kakinya bermasalah, kemudian dibelilah onderdilnya sesuai bagian yang rusak. Ternyata tidak bisa dipasang, usut punya usut kaki-kakinya ternyata sudah diganti merek mobil lain. Nah lho..
  6. Mungkin ini konyol tapi coba perhatikan dengan siapa anda beli mobil. Kalau bisa sih beli dari pemilik pertama atau paling tidak pemilik sebelumnya orang yang "mampu" punya mobil. Bukan orang yang maksain punya mobil. Kenapa..? Biasanya orang yang yang mampu akan lebih care dengan mobilnya, paling tidak kalau service bukan ditempat asal-asalan dan seandainya beli onderdil pun diusahakan yang asli. Sementara orang yang maksa punya mobil biasanya cenderung asal saja cari bengkel dan beli onderdil pun biasanya cari yang murah alias KW(palsu). Kadang perintah ke montir "udah usahakan jalan dulu aja ntar mobilnya mau saya jual".. Yaa..
  7. Dan yang terakhir jangan membeli mobil karena kecenderungan orang banyak. Banyak orang bilang 'beli merek ini saja onderdilnya banyak, murah, harga jualnya tinggi'. Jika anda memang makelar maka boleh boleh saja bilang seperti itu. Tapi jika anda punya kecenderungan merek tertentu ini akan mengakibatkan penilaian anda tidak netral. Memang orderdil banyak, memang onderdilnya murah tapi palsu. Ya sama saja bo'ong. Kalau saya perhatikan jika onderdil itu sama sama aslinya meskipun beda merek sebenarnya harganya kurang lebih saja. Yah kecuali untuk mobil mobil mewah jelas beda. Belilah mobil sesuai karakter anda, kebutuhan anda serta kemampuan finansial anda.
Terimakasih.

1 komentar: